Banjarnegara, 26 Desember 2025 – Istana Yatim At-Taslim Yasin Terpadu menerima kunjungan hangat dari Mas Nur Miaji beserta keluarga. Kunjungan ini menjadi momentum penting karena Mas Nur Miaji merupakan arsitek yang telah merancang bangunan Istana Yatim. Saat ini juga menjadi perancang desain Masjid Nur Salam dan asrama putra yang akan dibangun di depan gedung Istana Yatim.
Setibanya di lokasi, Mas Nur Miaji langsung berkeliling meninjau area pembangunan bersama Ketua Yayasan Salam Abadi Indonesia (YASIN) dan Kepala Tukang, Subejo — figur yang telah sukses memimpin pembangunan Istana Yatim pada tahun 2021. Peninjauan ini dilakukan untuk menyelaraskan gambar perencanaan dengan kondisi lapangan terkini yang telah melalui proses pengerukan dan perataan tanah.
Dalam rapat teknis yang digelar setelah peninjauan, seluruh pihak menyepakati bahwa desain Masjid Nur Salam dan Asrama Putra akan tetap mengikuti konsep awal, yakni bangunan dua lantai dengan fungsi masjid di lantai atas dan asrama putra di lantai bawah. Hanya beberapa penyesuaian kecil yang dilakukan, khususnya pada area kamar mandi agar lebih sesuai kebutuhan jamaah, sekaligus memastikan area parkir tetap memadai.
Ketua Yayasan YASIN juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan perkembangan lembaga, termasuk layanan sosial yang kini dijalankan, yaitu LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) dan LKS LU (Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia), yang keduanya telah meraih akreditasi B. Saat ini yayasan juga memiliki tujuh SDM tersertifikasi yang aktif menangani layanan asrama dan pemberdayaan masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian, Mas Nur Miaji turut menyerahkan paket sembako untuk mendukung kebutuhan anak-anak di Istana Yatim At-Taslim. Beliau hadir bersama istri dan putri semata wayang, sembari menunjukkan secara langsung aktivitas sosial yang selama ini dijalankan orang tua kepada anak mereka sebagai teladan dan pendidikan nilai kebaikan.


