RESMI ! Pembangunan Masjid & Asrama

Yayasan Salam Abadi Indonesia (YASIN) memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan menggelar peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nur Salam dan Asrama Putra di kawasan Istana Yatim At-Taslim, Kampung Telaga, Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara, pada Minggu (18/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menandai dimulainya pembangunan sarana ibadah dan pembinaan umat di wilayah tersebut.

batu pertama dilakukan oleh Bupati Banjarnegara yang diwakili Tulus Sugiharto, M.Si, Tenaga Ahli Khusus Bidang Pembangunan dan Ekonomi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan dan salam hormat dari Bupati Banjarnegara yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan. Bupati mendoakan agar pembangunan Masjid Nur Salam dan Asrama Putra berjalan lancar, aman, serta membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Berbahagialah orang yang bisa memberi tanpa mengingat-ingat dan orang yang mengambil tanpa melupakan (yang memberinya).”

Pada kesempatan tersebut, Tulus Sugiharto mengungkapkan apresiasinya terhadap perkembangan Yayasan Salam Abadi Indonesia. Ia menilai kawasan Kampung Telaga yang dahulu tergolong terpencil kini mengalami perubahan signifikan. Kehadiran Istana Yatim serta dimulainya pembangunan masjid dinilai memberi dampak positif, tidak hanya secara keagamaan, tetapi juga sosial dan ekonomi bagi warga sekitar.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung khidmat. Acara diawali dengan pembukaan tirai yang telah disiapkan panitia, kemudian dilanjutkan peletakan batu pertama dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim” sebagai tanda resmi dimulainya pembangunan Masjid Nur Salam. Pada proses tersebut juga disampaikan hadits Rasulullah SAW tentang keutamaan membangun masjid, yang menegaskan bahwa siapa pun yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga. Doa bersama pun dipanjatkan agar pembangunan berjalan sesuai harapan dan diridhai Allah SWT.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Djarkasih Effendi, S.Th.I, anggota DPRD Banjarnegara. Dengan gaya penyampaian yang dekat dan komunikatif, ia turun dari podium untuk berinteraksi langsung dengan jamaah. Melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang disampaikan dengan penuh ketegasan dan keteduhan, ia mengajak jamaah untuk bersegera menuju ampunan Allah serta menanamkan niat ikhlas dalam bersedekah demi pembangunan masjid. Menurutnya, keikhlasan menjadi kunci utama diterimanya amal, bahkan sedekah besar tanpa keikhlasan tidak memiliki nilai di sisi Allah. Tausiyah tersebut diselingi lantunan shalawat Nabi Muhammad SAW yang diiringi gamelan dari grup kesenian religi asal Kebanaran, menambah kekhidmatan suasana.

Ketua Panitia Lingkungan, Eko Suyono, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Ia menuturkan bahwa penyambutan dilakukan secara sederhana, namun diharapkan tidak mengurangi makna dan kekhusyukan agenda utama, yakni peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nur Salam.

Sementara itu, Ketua Yayasan Salam Abadi Indonesia melaporkan berbagai program sosial dan keumatan yang telah dan sedang dijalankan YASIN. Di antaranya adalah program penerimaan santri yatim piatu untuk tinggal dan dibina di asrama, serta rangkaian bakti sosial dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj berupa pembagian kacamata baca gratis bagi para lansia. Program tersebut dilaksanakan dalam tiga sesi dengan total 155 penerima manfaat, sebagai upaya membantu para lansia agar tetap dapat membaca Al-Qur’an dengan baik, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya Kepala Kesbangpol Kabupaten Banjarnegara Izak Daniel Aloys, S.STP, M.Si, unsur Muspika Kecamatan Purwanegara, Camat Purwanegara Waris Puji Rahayu, S.Sos, Kepala Desa Gumiwang Sugeng, perwakilan KUA Purwanegara, Babinsa Koramil Purwanegara, serta perwakilan Polsek Purwanegara. Hadir pula sahabat-sahabat LKS dan tokoh masyarakat yang selama ini mendukung kegiatan sosial YASIN.

Panitia menyiapkan sekitar 460 kursi tamu, dan seluruh area yang ditata dengan tratak tampak penuh oleh kehadiran masyarakat. Antusiasme warga mencerminkan dukungan besar terhadap kegiatan keagamaan dan sosial yang digagas Yayasan Salam Abadi Indonesia.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh semangat amal shalih, kepedulian, dan kebersamaan, serta menjadi bekal kebaikan bagi umat dalam menapaki kehidupan dunia dan akhirat. Yayasan Salam Abadi Indonesia (YASIN) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendoakan dan mendukung pembangunan Masjid Nur Salam dan Asrama Putra di Istana Yatim At-Taslim agar berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi umat.

Bagikan cerita