5 Pesan Allah Yang Harus Diketahui

Kajian Akbar rutin yang diselenggarakan Yayasan Salam Abadi Indonesia (YASIN) kembali digelar di Aula Istana Yatim At-Taslim pada 25 Januari 2026. Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Wiwin Purwosetiyono dari Semarang sebagai pemateri utama. Beliau dikenal aktif berdakwah di wilayah Banjarnegara dan sekitarnya.

Dalam kajiannya, Ustadz Wiwin menyampaikan pesan tentang bekal utama yang akan menolong manusia saat menghadap Allah SWT. Ia menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an, memahami Al-Qur’an dan hadits, serta menjaga keikhlasan dan istiqamah dalam beramal. Jamaah juga diingatkan tentang kewajiban berdakwah sebagaimana pesan dalam Surat Muhammad ayat 7, serta pentingnya berbuat baik kepada Allah dan seluruh makhluk-Nya.

“Berbahagialah orang yang bisa memberi tanpa mengingat-ingat dan orang yang mengambil tanpa melupakan (yang memberinya).”

Lebih lanjut, beliau menguraikan bahwa keberhasilan hidup di dunia dan akhirat dapat diraih melalui keimanan yang kuat kepada Allah dengan keyakinan haqqul yaqin serta menjauhi syirik. Sikap tunduk dan patuh kepada Allah, memperbanyak ibadah, memuji serta mengagungkan Asma Allah, dan mengutamakan Allah di atas segala urusan juga menjadi kunci utama. Selain itu, jihad fi sabilillah dimaknai sebagai keberanian berkorban di jalan Allah dengan niat yang lurus.

Untuk penguatan spiritual, jamaah diajak memperbanyak dzikir seperti Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘azhim, Hasbunallahu wa ni‘mal wakil, serta Ni‘mal maula wa ni‘man nashir, termasuk mengamalkan dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah.

Kajian berlangsung hangat dan hidup. Ustadz Wiwin menyampaikan materi secara tegas dan runtut, namun tetap diselingi humor yang terkontrol sehingga jamaah dapat menerima materi dengan ringan. Kehadiran beliau didampingi sang adik yang telah purna tugas di bidang pendidikan. Dakwah juga diperluas melalui media sosial, di mana sebagian kajian disiarkan secara langsung melalui TikTok dengan akun @dakwah_purwo sebagai upaya menjangkau generasi milenial.

Jumlah jamaah yang hadir mencapai sekitar 125 orang, melampaui perkiraan panitia. Antusiasme ini menjadi tanda meningkatnya semangat masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan dan memperdalam ilmu agama.

Yayasan Salam Abadi Indonesia (YASIN) membuka kesempatan bagi para dermawan untuk turut ambil bagian dalam pembangunan Masjid Nur Salam dan asrama putra Istana Yatim At-Taslim. Donasi dapat berupa dana, material bangunan, maupun dukungan lainnya. Partisipasi masyarakat menjadi amal jariyah yang diharapkan terus mengalir pahalanya. Mari bersama membangun sarana ibadah dan pendidikan demi kemaslahatan umat.

Bagikan cerita